Pendidikan zaman milenial merupakan pendidikan yang berorientasi pada ilmu pengetahuan dan teknologi. Pendidikan zaman sekarang harus mengacu kepada percepatan perkembangan teknologi. Pendidikan membutuhkan teknologi yang membantu percepatan ilmu pengetahuan. Pendidikan harus disesuaikan dengan perkembangan zaman. Muatan kurikulum sebagai landasan pendidikan haruslah menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman milenium sekarang. Kurikulum harus memberikan peluang dan alternatif untuk berkreasi dan inovatif demi menyesuaikan diri dengan zaman. Jelas, kurikulum lama harus meng-update dirinya agar hasil akhir dari muatan kurikulum itu mengantarkan siswa kepada siswa yang menyeleraskan dirinya dengan ilmu dan teknologi.Muatan kurikulum haruslah berisi muatan kompetensi yang tinggi. Baik muatan ilmu pengetahuan, kemampuan dan keterampilan, agama, dan karakter budaya harus difokuskan dengan tujuan agar siswa memiliki jiwa saing kompetitif yang berbahasa, beragama dan berkharakter. Karena itu, pendidikan zaman sekarang memang harus perlu disesuaikan perkembangan zaman. Kurikulum harus bermuatan penguasaan bahasa asing, terutama bahasa Inggris, sebagai bahasa pengantar yang paling banyak digunakan untuk informasi-informasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Hampir 80% bahasa Inggris digunakan dalam menyampaikan berita-berita, pesan-pesan, hasil penelitian, dan hukum-hukum internasional, atau informasi penting lainnya diterjemahkan dan disampaikan ke dalam bahasa Inggris. Sehingga dengan demikian, penguasaan bahasa Inggris adalah suatu keharusan. Karena itu, untuk penguasaan bahassa Inggris, maka pengajaran bahasa Inggris untuk usia lebih dini merupakan suatu alternatif yang memungkinkan. Usia muda memungkinkan lebih cepat menguasai suatu bahasa asing jika dibandingkan dengan mereka yang berusia tua atau berusia lanjut. Pengajaran bahasa harus dimulai dari tingkat usia muda, misalnya diajarkan untuk anak-anak murid sekolah dasar. Mungkin saja, penargettan pengajaran bahasa Inggris diberikan untuk anak-anak usia dini. Bahkan, jika memungkinkan penambahan jam mengajar Inggris perlu dipertimbangkan. Begitu juga dengan kualitas mutu staf pengajar atau guru seharusnya memiliki daya kompetitif yang tinggi. Mampu mengharumkan nama sekolah dimata guru dan siswa, sekolah-sekolah lain, Jelaslah kurikulum seharusnya menetapkan penguasaan bahasa Inggris sebagai bahasa Asing di Indonesia sebagai bahasa ilmu pengetahuan. Bagian kedua, kurikulum juga harus menetapkan kemampuan guru dalam mengajar. Pernah sekali pemikiran ini terbersit pada diri saya. (bersambung)x
No comments:
Post a Comment